13 Mei 2013

Nyaman dengan Menulis

Nasihat dari Ustadz Salim A. Fillah ketika Training Akbar Pementor dulu, kurang lebih seperti ini :
"Menulislah, tanpa ingin dilihat orang lain. Menulislah, dengan niat ingin diperbaiki, bukan niat menggurui. Ungkapkan : Aku baru tahu sedikit, tolong ditambahi..."

Lalu waktu jadi panitia Training Jurnalistik II bersama KAMMI Semarang, diisi oleh Mas Edhie Prayitno Ige, tentang cerita, berita, dan menulis...beliau menyampaikan materi yang sangat menarik, dan kurang lebih begini :
"kita sering terbebani dalam menulis karena beberapa hal, terbiasa selalu menonton dan mendengarkan tanpa menganalisis, terbebani rasa harus runtut, harus bagus, yang malah bisa menghilangkan ruh dari tulisan tersebut... dan bahkan terbebani dengan penggunaan logika yang berlebihan.. Misalnya, ketika kita sudah menulis, kita baca kembali tulisan kita, dan terlalu banyak berpikir, layakkah, baguskah, menarikkah untuk dibaca orang?? dan sebagainya, yang menuntut logika kita bekerja lebih, padahal, seringnya, logika dapat membunuh rasa percaya diri kita..." .. karena nyatanya, kejadian di luar logika jauh leih sering terjadi di kehidupan kita, kan?

ada lagi, status di Facebooknya Bang Tere Liye, tentang menulis :
"Saya tidak tahu apa motivasi orang2 menulis. Tapi kalau hanya ingin punya buku, diterbitkan, laris, jadi film, terkenal, bisa diundang kemana2, maka sungguh ketika kalian sudah mencapai semuanya, kosong saja hasilnya. Kosong bagai botol berdebu.

Saya tidak tahu apa motivasi orang2 ingin menjadi penulis. Tetapi sungguh, menulislah karena kalian ingin menulis, tidak terpaksa, tidak dipaksa. Menuli...slah karena ingin berbagi konsen, menghibur, membuat tertawa, menemani, memberikan pemahaman, syukur2 menginspirasi orang2 untuk berubah.

Hanya dengan itulah kita akan bahagia, cahaya lampu yang kita miliki bersinar elok meski kecil. Meski hingga tamat, game over, tidak ada buku yang kita terbitkan, tidak ada film, tidak terkenal, apalagi bisa jalan2 kemana2. Kita tidak akan menyesal, tetap enjoy.

Terus menulis, melakukan yang terbaik.

--Tere Lije"


nah! banyak sekali nasihat2 orang besar mengenai menulis. Dan untuk sebagian orang (termasuk saya), menulis itu menyembuhkan, menulis itu menentramkan, menulis itu membuat nyaman, menulis itu teman, menulis itu mengusir kesepian, menulis itu berarti bejkerja, bukan diam saja.. karena kita pasti menghasilkan tulisan. Entah tulisan yang enak dibaca maupun tulisan ala kadarnya.. 
 
*padahal pas nulis ini juga ketar-ketir... :D, takut ga enak dibaca..
*but, teruslah menulis, meski tidak dibaca, setidaknya, sudah ada satu manusia yang membaca, diri kita!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar